Tindaklanjuti Pertemuan Sebelumnya, Lantamal VIII Gelar Rapat Internal Komite Perbatasan Indonesia - Philipina

Tindaklanjuti Pertemuan Sebelumnya, Lantamal VIII Gelar Rapat Internal Komite Perbatasan Indonesia - Philipina
Rapat internal Komite Perbatasan Indonesia-Philipina

MANADO - Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) VIII Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Ariwijaya, S.E., CFrA., membuka rapat internal Komite Perbatasan Indonesia-Philipina di ruang Serbaguna Markas Komando Lantamal VIII, Jl. Yos Sudarso No.1 Kairagi Weru, Paal Dua Manado. Kamis (15/04/2021).

Hubungan kerja sama Indonesia-Philipina telah terjalin dengan baik selama ini, hal ini dilandasi oleh kepentingan bersama dalam rangka mewujudkan stabilitas keamanan khususnya di wilayah perairan perbatasan kedua negara. Berbagai kegiatan patroli dan latihan bersama kerap dilaksanakan angkatan laut kedua negara ini.

Pada rapat tersebut, Panglima Komando Armada (Pangarmada) II Laksama Muda TNI I N.G. Sudihartawan, S.PI., M.M. dalam sambutannya yang dibacakan Danlantamal VIII mengatakan bahwa rapat internal kali ini merupakan tindak lanjut dari hasil sidang pertemuan tingkat Ketua Indonesia-Philipina Border Commite (ID-PHBC) XXXVIII tahun 2019 di Davao Philipina yang membahas kondisi Pos Lintas Batas (PLB) di Miangas dan Marore serta keberadaan PLO di Tarakan Indonesia dan Indonesia Laison Officer (ILO) TNI di Bungao Philipina. 

“Sebelum melaksanakan pembahasan lanjutan, tinjau kembali dan evaluasi terhadap pelaksanaan hasil pertemuan yang lalu untuk dijadikan acuan dalam menentukan hasil rapat kali ini” ujar Pangarmada II.

Sementara itu Danlantamal VIII selaku Wakil Ketua Delegasi RI-RP BC pada kesempatan tersebut mengajak seluruh peserta rapat untuk dapat memberikan masukan ataupun saran terhadap kondisi dari PLB yang ada dan saran kiranya dapat diberikan langsung ke setiap pimpinan tinggi yang ada secara berjenjang, sehingga kiranya dapat dimasukkan dalam agenda Rapat Internal Komite Perbatasan Indonesia-Philipina tingkat pusat.

Rapat internal ini melibatkan stakeholder terkait diantaranya Dinas Perikanan dan Kelautan, Badan Pengelola Perbatasan, Imigrasi, PUPR dan Bea Cukai jajaran Pemprov Sulut, Pemda Kabupaten Kepulauan Talaud, Pemda Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Tahuna, serta Bakamla RI Zona Maritim Tengah, Kodam XIII/Mdk dan Korem 131/Stg.(***/ Steven)

Manado
Steven

Steven

Previous Article

Pengawasan Melekat, Kajati Sulut Laksanakan...

Next Article

Polda Sulut Musnahkan Barang Bukti Hasil...

Related Posts